Tak Terima Diberitakan, HMJ dan Istrinya Muntahkan Emosinya, Hina dan Hardik Profesi Wartawan

indonesiasatu, 11 Mar 2020, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

TORAJA UTARA - Pemberitaan soal Pangkalan Gas LPG Bersubsidi 3 Kg di Toraja Utara yang diduga menyimpang, seperti dilansir sebelumnya, akhirnya berbuntut.

Pasalnya, saat dihubungi via ponsel awak media ini untuk konfirmasi, Selasa pagi (10/3), HMj sebagai pemilik 2 (dua) pangkalan itu, balik menghina dan menghardik sang wartawan.

Begitu menerima telepon, HMj langsung melontarkan kata-kata yang tidak senonoh. Dia menganggap berita tentang pangkalannya itu tidak benar.

Tidak hanya itu, HMj bahkan menghina profesi wartawan dengan mengatakan wartawan itu mengemis dan sering minta-minta uang di kantor-kantor. Kata-kata penghinaan itu diucapkan silih-berganti HMj bersama istrinya.

Untuk diketahui, HMj yang berdomisili di Jl. Tedong Bonga (Pasar Hewan), Kawasan Pasar Bolu, Rantepao, dikabarkan memiliki 2 (dua) pangkalan baru dari Agen HYK. Pangkalannya itu diduga terdaftar 2020 sebagai pangkalan usulan baru (pangkalan oppo).

Ke-2 pangkalannya itu diduga menggunakan nama dan KTP orang lain yang tak lain kerabatnya sendiri. Yang satu terdaftar untuk jatah Lembang Pitung Penanian atas nama PK. Sedang yang satunya lagi beralamat di Kelurahan Buangin Rantebua (dekat SMPN 4 Rantebua) atas nama Her, kemanakan dari istri HMj.

Harga jual untuk dalam kota diduga berkisar Rp28 ribu. Sedang jatah gas Pitung Penanian diduga tidak pernah tiba di masyarakat setempat. Berdasarkan data yang ada, HMj yang mantan Manajer PLN Pare-Pare ini melakukan transaksi awal pembelian gas 13 Pebruari 2020.

Transaksi yang dilakukan sudah lebih dari 6 (enam) kali namun sampai sekarang gasnya tidak sampai ke Pitung Penanian.

Menyoal penghinaan terhadap wartawan, Andi Erlin dari Indonesiasatu.co.id, sangat menyayangkan. Dia meminta pihak berwenang tanggap dan menindaklanjuti hal ini.

“Bagi saya sebagai sesama wartawan, dengan penghinaan itu tidak bisa didiamkan. Harus ada tindakan yang dilakukan lewat saluran hukum, minimal ada efek jera. Karena kalau tidak, ini bisa jadi preseden buruk kedepan,” tandas Andi lantang, via ponsel, Selasa siang (10/3).

Andi yang juga Pemerhati Sosial Kemasyarakatan di Torut, selanjutnya meminta Dinas Perdagangan setempat bersama Agen, agar menertibkan setiap pangkalan terutama berkaitan dengan zona distribusi sesuai usulan.

Penulis: Topan

Editor: Arlin

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu